TANTANGAN DUNIA LUAR SETELAH DI PONDOK PESANTREN
Setelah sekian tahun menempuh pendidikan di pondok pesantren, pada akhirnya ada masa dimana kita harus berada di dunia luar untuk mengembangkan diri dan menebar manfaat untuk banyak orang. Dunia luar tidak sama dengan pondok pesantren. Di dunia luar berbagai macam tantangan sudah siap menemani langkah kita dan sebagai anak muda lulusan pondok pesantren itu menjadi tanggungjawab lebih untuk kita bisa menghadapi tantangan itu.
Berikut beberapa tantangan dunia luar :
1. Menyesuaikan diri.
Dunia luar kadang mengharuskan kita untuk menyesuaikan diri dengannya, karena setiap tempat memiliki norma yang berbeda-beda. Tapi ingat! menyesuaikan diri dalam artian tetap pada nilai-nilai kebaikan yang sudah diajarkan di dalam agama kita.
2. Pergaulan.
Tidak bisa di pungkiri di zaman saat sekarang ini kerusakan moral disebabkan oleh pergaulan yang tidak baik. Maka tidak salah ada sebuah istilah yang mengatakan "orang itu cendrung akan mengikuti agama temannya". istilah ini nyata dan bisa kita saksikan kebenarannya. Ingat! bukan berarti kita harus fanatisme dalam memilih teman, silahkan berteman dengan siapapun, tetapi jangan sampaikan kita terjerumus pada hal-hal yang tidak baik.
3. Pemahaman keagamaan.
Di zaman yang serba canggih ini, informasi atau konten-konten yang ada kaitannya dengan pemahaman yang dengan mudah bisa kita akses. Dibalik kemudahan itu ada tantangan yang harus kita hadapi. Untuk melawan tantangan itu caranya adalah dengan "rajin berguru pada ahlinya" (bait nazom batu ngompal).
Tetaplah berpegang teguh pada Ahlussunnah wal jama'ah melalui pokoknya; NW, pokok NW; Iman dan Takwa, NWDI; Fastabiqul Khairot.
Oleh : Dayut Nawawi (Ketua Ikatan Alumni Pondok Pesantren Darul Iman NWDI Bentek)

Komentar
Posting Komentar